Perayaan Tradisi Garebeg Besar Yogyakarta dalam Menjelang Hari Raya Idul Adha

0
433

Hari Raya Idul Adha sudah semakin dekat, sudahkah kalian mempersiapkannya guys?
Daerah Istimewa Yogyakarta sudah mempersiapkannya loh.. Sama seperti dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar Tradisi Hajad Dalem Garebeg Besar 1951 Dal yang sudah digelar secara rutin setiap tahunnya. Garebeg Besar tahun ini jatuh pada hari Rabo Wage tanggal 22 Agustus 2018 Pukul 06.00-12.00 WIB di Alun-Alun Utara.

Garebeg Besar adalah upacara keagamaan yang diselenggarakan oleh Keraton 3 (tiga) kali dalam setahun, dimana Garebeg Besar ini diadakan pada kelahiran Nabi Muhammad SAW (Grebeg Maulud), Hari Raya Idul Fitri (Grebeg Syawal), dan Hari Raya Idul Adha (Grebeg Besar). Proses tradisi Garebeg ini dimulai dengan arak-arakan prajurit Keraton dengan mengelilingi Keraton Yogyakarta. Setelah proses arak-arakan ini, Gunungan dibawa keluar menuju Masjid Gede yang terletak di Alun-Alun Utara. Gunungan ini akan didoakan oleh penghulu Masjid Gede dan setelahnya akan diperebutkan oleh ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Gunungan Besar ini berisi sejumlah hasil pertanian, berupa kacang panjang, cabe, dll. Bagi sebagian masyarakat Jogja, Gunungan ini dipercayai dapat membawa berkah.

Garebeg Besar memiliki simbol komunikasi kultural antara raja dan rakyatnya sekaligus wujud rasa syukur kepada Allah SWT. Raja memberikan sejumlah hasil pertanian kepada rakyatnya, yang menandakan raja bisa sangat dekat dan memperhatikan rakyatnya. Begitu banyak budaya dan tradisi yang dimiliki oleh Daerah Istimewa Yogyakarta ini, yuk guys ramaikan tradisi Garebeg Besar ini bersama dengan warga Yogyakarta lainnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1439 H.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here